Petisi Bajaj Pulsar

  • Author:
    n/a
  • Send To:
    PT. Bajaj Motor Indonesia
  • Sponsored By:
  • More Info at:
Surat terbuka kepada PT Bajaj Motor Indonesia

Mengenai Kami

Kami dari Seraya Motor (www.serayamotor.com) merupakan suatu forum pemerhati dan pengamat segala masalah otomotif mulai dari mobil sampai dengan motor. Anggota kami terdiri dari berbagai kalangan dengan usia berkisar belasan sampai puluhan/paruh baya, dengan berlatar belakang ekonomi dan pendidikan yang beragam. Akhir-akhir ini, kami sedang mengikuti perkembangan dan rencana 2 (dua) pabrikan motor dari India yaitu Bajaj dan TVS. Dan kami merupakan satu-satunya forum otomotif yang telah dipercaya untuk melakukan test ride produk TVS Apache 150 untuk pertama kalinya di Indonesia.

Maksud

Kami bermaksud menggambarkan bahwa pasar untuk motor sport masih mempunyai sangat besar, memang walaupun motor bebek masih menjadi primadona tapi berdasarkan data-data yang ada bahwa untuk kelas motor bebek maka pabrikan baru akan sangat sulit berkompetisi dengan pabrikan-pabrikan yang telah ada dimana motor bebek yang ada telah tersedia dalam banyak varian dan ditwarkan dengan harga yang beragam mulai dari motor bebek dari Cina yang berharga sekitar 7 jutaan dan motor bebek pabrikan Jepang dengan range harga mulai dari 10,5 juta sampai dengan 16juta. Sedangkan pada segment motor sport pada saat ini hanya terwakili oleh Suzuki dengan Thunder 125 dengan harga 13 jutaan kemudian Honda Mega Pro 1600 dengan harga 17jutaan, Yamaha Scorpio 19 jutaan, Honda Tiger 2000 dengan harga 20 jutaan, Kawasaki Ninja R dengan harga 20 jutaan. Pada segment motor sport pasar sangat mengharapkan adanya motor sport yang terjangkau oleh masyarakat maka sambutan untuk Suzuki Thunder 125 cukup bagus akan tetapi dirasakan bahwa Suzuki Thunder 125 mempunyai kekurangan-kekurangan antara lain kapasitas mesin yang hanya 125cc dirasakan kurang untuk ukuran motor sport dengan pertimbangan berat motor yang ada selain itu juga model yang dirasakan kurang memuaskan, Honda Mega Pro 1600 dirasakan terlalu mahal oleh para bikers karena tidak adanya teknologi yang baru dan juga model yang biasa-biasa saja sehingga bagi bikers yang mempunyai sedikit pengetahuan tentang otomotif jarang yang membeli produk seperti ini. Oleh karena itu kami yakin bahwa produk yang berteknologi tinggi dan dengan harga yang cukup terjangkau seiring dengan berlalunya waktu akan menjadi primadona baru dikalangan pengguna motor sport, bahkan tidak tertutup kemungkinan para pemilik motor bebek beralih ke motor sport.

Tujuan

Tujuan petisi ini agar Bajaj segera merilis motorsport Bajaj Pulsar 180 DTSi, guna mencuri peluang yang besar untuk mendapat porsi pasar yang signifikan dengan memanfaatkan segmen motor sport yang kurang dilirik pabrikan-pabrikan yang telah ada. Motor sport (motor lelaki) pada dasarnya digemari, terbukti dengan pertambahan populasinya.

Menurut pendapat kami, dengan motor sportnya yang mendapat berbagai penghargaan dan mempunyai harga yang pas, Bajaj sangat tepat untuk memanfaatkan kondisi pasar saat ini. Walaupun Bajaj adalah pendatang baru di Indonesia, tetapi dengan metode pemasaran yang tepat, tentu bisa mengambil hati penggemar motor sport, tentu juga mengambil orang yang berencana membeli motor sport baru.

Situasi Pasar

Sejarah membuktikan tipe motor sport sangat diminati. Diantaranya;
dari tahun 80-an: seri GL 1xx,Max,Pro (Honda), AR (Binter) , seri RX K,Special,King (Yamaha)
lalu 90-an: RX & RZR (Yamaha), Tiger2000 (Honda), RGR&TS(Suzuki), Ninja (Kawasaki)
kemudian 2000-an: CBR150 (Honda), seri Scorpio (Yamaha),seri Thunder (Suzuki), NinjaRR(Kawasaki)

Dapat dilihat, walaupun motor-motor tersebut sangat beragam modelnya, tetapi untuk setiap rentang 10 tahun terasa sedikit sekali yang ditawarkan. Walaupun demikian, trend yang terlihat adalah motor sport, baik itu tipe roadsport ataupun naked.

Penawaran Pasar

Berikut adalah motor sport yang saat ini ditawarkan pada dealer resmi :

Honda Tiger 2000 (20 juta / CW 22.6 juta)
Honda MegaPro (17 juta / CW 18.5 juta)
Honda CBR150 (cbu)
Yamaha RX-King (15.1 juta)
Yamaha Scorpio Z (19.3 juta)
Suzuki Thunder 125/250 (13.6juta / 20.7juta)
Suzuki TS 125 (16.85juta)
Kawasaki Ninja (R 21juta-an / RR 31juta-an)

(Harga adalah on the road, tercantum di website masing-masing kecuali Kawasaki. Harga tidak mengikat, dapat berubah sewaktu-waktu)

Tipe yang ditawarkan kebanyakan naked sport, selain itu sudah cukup lama dipasarkan, sehingga hal ini membuat pembeli potensial bosan terhadap model yang sudah lama, membuatnya melirik tipe non motor sport.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan

Yang pertama, fokus kepada gencarnya pemasaran. Honda sudah merasakan dampak ini terhadap gencarnya pemasaran Yamaha.
Untuk Bajaj, dalam materi promo nya tentu perlu mengenalkan diri sebagai produsen motor sport nomor satu di Indonesia, jangan lagi bertarung di kelas bebek yang walaupun pangsa pasarnya terbesar tapi persaingan yang dihadapi sangatlah ketat. Hal ini dapat dilihat dari persaingan antara Suzuki smash, Yamaha Vega R, Honda Supra Fit dimana segment ini masih dikuasai oleh honda supra fit sedangkan yang terpuruk adalah Suzuki Smash yang berdasarkan pengamatan kami di jalanan masih belum banyak diminati orang. Di segment menengah terjadi persaingan antara Yamaha Jupiter MX 135 dengan Honda Supra 125 sementara seperti juga di segment sebelumnya Suzuki melalui Arashi 125 lagi-lagi terpuruk. Itu masih kalau kita berbicara mengenai produsen motor asal Jepang sedangkan produsen non Jepang seperti Kanzen, Kymco dan lain sebagainya berjalan dengan terseok-seok. Sementara itu seperti telah diuraikan di atas bahwa pada segment motor sport belum begitu banyak persaingan dikelas bawah hanya ada Suzuki Shogun 125 pada segment menengah ditempati oleh Yamaha King dan Honda Mega yang mana menurut pengamatan kami bahwa Yamaha King sekarang sudah kurang diminati karena isu uji emisi yang mengikuti standard euro II, sedangkan Honda Mega Pro dirasakan terlalu mahal oleh para bikers. Oleh karena itu sesuai http://ilmea.dprin.go.id/otomotif_pub/listtptbymerk.php?merek=BAJAJ bahwa PT Abdi Raharja telah mengajukan permohonan import untuk Pulsar 180 dan variannya maka kami menilai bahwa kesempatan Pulsar 180 untuk merajai kelas motor sport menengah sangatlah besar. Hal ini disebabkan karena baik dari segi tampilan, kapasitas maupun kehandalan sudah seimbang bahkan lebih baik dari sebagian motor sport yang ada, ditambah lagi Bajaj Pulsar 180 dijual di India dengan harga yang sangat terjangkau. Oleh karena itu apabila Pulsar 180 juga dijual di Indonesia dengan harga yang terjangkau maka Bajaj Pulsar 180 mempunyai kemungkinan untuk menghabisi Suzuki Thunder 125 di segment bawah dan Honda Mega Pro di segment motor sport menengah.

Tiga hal yang menjadi keunggulan Bajaj Pulsar 180 adalah : sporty, bertenaga, namun tetap irit BBM. Ini perlu sekali, terutama yang terakhir, karena BBM saat ini bisa diartikan "Bikin Bingung Masyarakat" , jadi perlu sekali informasi keiritan. Disamping itu sejak krisis moneter terjadi di Indonesia daya beli masyarakat Indonesia juga masih terpuruk. Memang sekarang sudah mulai ada peningkatan yang berarti oleh karena itu akan tetapi harga tetaplah menjadi salah satu patokan bagi bikers dalam memutuskan membeli sebuah produk sepeda motor. Dalam kenyataan kami sering menjumpai para bikers yang sangat ingin memiliki motor sport hanya saja motor sport yang tersedia saat ini kurang memuaskan para bikers baik dari kapasitas, kehandalan sampai dengan harga yang mahal.

Untuk promosi bisa diambil satu atau beberapa icon/artis diusahakan pria, tidak harus ganteng tetapi kelihatan tubuh padat berisi sehingga terkesan macho, yang penting seimbang antara fokus terhadap motor dan model iklannya, serta keseluruhan iklan harus sangat catchy terhadap berbagai lapisan masyarakat, karena daripada memilah berdasarkan profesi/latar belakang ekonomi, akan lebih efektif apabila fokus ke masyarakat penyuka motor, khususnya jenis motorsport. Untuk perkenalan, bolehlah mendatangkan artis semisal Sahrukh Khan untuk pria nya, atau Pretty Zintha/Aishwarya Rai untuk wanitanya yang berperan sebagai wanita yang terkesima dengan penampilan aktor pria di atas motor Bajaj Pulsar 180.

Frekuensi penayangan iklan tv harus intens, tidak hanya pada prime time , tetapi di distribusikan secara merata. Juga tersebar ke stasiun-stasiun tv.
Penayangan iklan tv juga dilakukan pada bioskop (sebelum pemutaran film), karena segmentasinya langsung mengena usia remaja - paruh baya.
Media cetak perotomotifan dan suratkabar jadi tempat dan teman berpromosi. Roadshow dan ajang-ajang tertentu yang disponsori Bajaj pun bisa efektif sebagai media promosi.
Seiring waktu, kuantitas promosi bertambah, kualitas promosi dijaga.

Kedua, varian Pulsar 180 DTSi. Setidaknya ada 2:
1. Standard , dengan velg jari-jari.
Selain untuk harga yang lebih terjangkau, juga untuk membidik konsumen yang sehari-harinya melalui medan jalan yang kurang baik bahkan cenderung buruk. Perlu diperhatikan, lebar velg harus proporsional, sehingga tidak berkesan kurus. Untuk memberi kesan tidak umum, bisa dipilih velg yang anodized yellow atau anodized black.
2. VR, dengan velg racing / cast wheel.
Seperti yang ada di www.mypulsar.com, untuk menjangkau konsumen yang ingin tambil lebih sporty, dan lebih stabil pada kecepatan tinggi. Tipe ini juga memiliki kaca spion yang lebih low-profile (bertangkai pendek) tetapi tetap fungsional. Selain dua hal itu, juga dengan aksesori striping yang berbeda.

Ketiga, after sales support and service
Sebagai permulaan, setidaknya ada 8 (sesuai arah mata angin) service resmi Bajaj untuk kota besar seperti Jakarta. Jangan lupa ada 1 bengkel siaga yang tetap buka pada hari Minggu. Ini untuk mengantisipasi pegawai kantor yang hari Sabtu tidak libur atau kebetulan tidak sempat.
Untuk kota yang lebih kecil bisa 4 bengkel, kemudian 2 dan 1 utk kota kecil-kecil.

Spare parts harus siap sedia, terutama moving parts. Harga spare parts pun harus kompetitif dengan motorsport sekelas, setidaknya membuat kesan : Great Quality @ the right price.
Kesusahan konsumen untuk memperoleh spare parts dapat menimbulkan word of mouth / writing yang kurang baik terhadap produk.

Para staff yang terlatih
- mahir sebagai mekanik
- ramah terhadap pelanggan
- cekatan terhadap klaim garansi

Demi kesan melindungi konsumennya, berikan garansi 3 tahun (bersyarat) , dengan demikian konsumen lebih tenang, bahkan calon konsumen lebih yakin akan kehandalan produknya.

Dan yang terakhir adalah nyatakan dengan tegas bahwa Bajaj Pulsar 180 merupakan motor sport untuk pria macho Indonesia dan memberikan kesan bahwa pria yang naik Bajaj Pulsar 180 merupakan pria macho yang diidolakan oleh para wanita. Sehingga tercipta kesan kalo mau macho pakai Bajaj Pulsar 180.

Motor sport yang Kami Inginkan

Sesuai informasi yang kami dapat bahwa Bajaj akan lebih memfokuskan dalam produksi motor sport daripada motor bebek oleh karena itu kami sangat mengharapkan agar Bajaj dapat segera merilis Pulsar 180 DTSi apalagi baru-baru ini Bajaj Auto India baru saja merilis generasi terbaru dari Pulsar 180 DTSi dan kami sangat tertarik dengan model terbaru ini sehingga kami mengharapkan bahwa Bajaj juga dapat merilis Pulsar 180 DTSi versi terbaru ini. Disamping itu juga mendengar kalo Bajaj Auto India akan merilis versi Pulsar 220 DTS-Fi pada akhir tahun ini atau awal tahun depan sehingga kami juga sangat mengharapkan agar Bajaj mempertimbangkan untuk merilis Pulsar 220 DTS-Fi di Indonesia.
Kami yakin PT. Bajaj Motor Indonesia dapat merealisasikan ini ke pasar Indonesia (sekaligus sebagai terobosan untuk pasar asia) pada kuartal pertama 2007 dengan kisaran harga yang sangat tepat yaitu
Pulsar 180 DTSi dibawah 15 juta Rupiah
Pulsar 220 DTS-Fi dibawah 17 juta Rupiah
Semakin cepat diproduksi dan dipasarkan, semakin baik karena mempengaruhi pertimbangan calon pembeli lebih dini.